BLUE SKY
PART I
Author : Kang Hyunhun (Naili)
Cast :
- Jung Soojung/ Krystal f(x)
- Kang Minhyuk CNBLUE
- Lee Jonghyun CNBLUE
- Im Yoona SNSD
- Sunny SNSD
*********************************************************************************
“Akhirnya sampai juga” teriak Krystal.
“Wah Seoul benar- benar indah, berbeda dari tempatku yang dulu.. ah beruntungnya diriku dipindah tugaskan di ibukota tercinta. Kyaaaa...”
PLETAK tiba- tiba kepala Krystal disenggol dengan keras atau lebih tepatnya dijitak oleh seorang namja.
“Ya, ini di airport kau tidak malu berteriak- teriak seperti itu ? lagipula kau itu pegawai BLUE corp PABO-YA” Kata namja itu.
“Mwo ??? oppa kau jahat, masak aku dibilang pabo” kata Krystal pada namja yang ternyata oppanya.
“Lalu apa ? idiot ? wah iya itu lebih cocok untukmu” kata namja tersebut menahan senyum.
“Lee Jong Hyun oppa... awas kau, sini kau, kuhajar kau, berani- beraninya kau *kok logatnya jadi batak gini ya ?*”
“Ahaha kalau kau begitu justru terlihat lebih pabo lagi, lagipula bahasa aneh apa yang kau gunakan ? *Jong ditabok orang batak*” kata namja eh Jong Hyun.
“Terserah, aku pergi” Krystal berjalan keluar airport.
“Ya, Jankanman” Jong Hyun berusaha mengejar langkah Krystal, baru beberapa langkah dia teringat sesuatu “Ya, Krystal memang kau tahu jalan menuju asrama kita ?”
Dengan segera langkah kaki Krystal terhenti lalu berbalik ke belakang sambil nyegir kuda..niel *author dimakan Krystal-niel*
“hahaha, kau benar- benar lucu, aku tidak menyangka memiliki yeodongsaeng sepertimu haha” Jong Hyun tertawa melihat kelakuan yeoja yang sudah dianggap sebagai dongsaengnya itu.
“Ya, aku bukan yeodongsaengmu tahu” kata Krystal sambil mehrong.
Jong Hyun mendekat “Lalu kenapa kau memanggilku oppa? Jangan- jangan kau menyukaiku ?” kata Jong Hyun sambil berpose.
“Mwo ? apa yang kau katakan ? aku hanya menganggapmu seperti oppaku saja” kata Krystal dengan wajah memerah.
“Kalau begitu sama, aku juga hanya menganggapmu sebagai dongsaengku saja, yasudah ayo kita pergi, kalau tidak aku yakin sampai besok kita akan tetap berseteru seperti ini, kajja” kata Jong Hyun tidak memerhatikan wajah merah Krystal.
Krystal hanya menunduk menurut saat oppanya menariknya keluar lingkungan airport.
-------------------------------------------- *SKIP TIME* ---------------------------------------------
“Nah kamu dikamar ini” kata Jong Hyun menunjuk kamar bernomor 13 “sedangkan aku di lantai II bersama para namja, nomor 10”
Wajah Krystal terlihat pias “Kenapa harus 13 ? itu terdengar menyeramkan” kata Naeyom ketakutan.
“Haha aku yakin para arwahpun akan takut padamu jadi tenang saja” Jong hyun Tertawa simpul(?).
“Ya, apa maksudmu ? oppa mau bilang kalau wajahku lebih menyeramkan daripada hantu ?”
“Wah kapan aku bilang seperti itu, mungkin hanya perasaanmu saja, sudahlah tidak perlu takut lagipula kau akan punya teman satu kamar, tunggu saja sebentar lagi pasti dia datang” kata Jong Hyun sambil memberikan kunci kamar Krystl.
“Gomawo, oppa” ucap Krystal yang hanya dibalas senyum tipis Jong Hyun yang membuat wajah Krystal kembali memerah dan jantungnya berhenti berdetak sesaat.*lebay*
Setelah Krystal tersadar dia baru menyadari kalau oppanya telah pergi kekamarnya sendiri. Dia pun membuka pintu kamar sambil melihat sekeliling, kamar yang lebih bisa disebut apartemen kecil karena didalamnya terdapat dua buah kamar tidur, sebuah meja, TV, Kulkas, AC dan kamar mandi.
BLUE Corp memang perusahaan penerbitan besar tentu saja hidup para karyawannya tejamin. Setelah melihat- lihat ‘kamar asrama’ dan melihat keindahan kota Seoul di malam hari dari balkon, Krystal memutuskan untuk mandi karena selain untuk menghilangkan penat dia juga ingin menghilangkan wajah oppanya yang senantiasa mengisi relung hatinya*dalem*
“Hah oppa sampai kapan aku harus begini... oppa saranghae….”
Tak terasa pipi Krystal telah basah teraliri air yang berasal dari pelupuk matanya walaupun tidak terlihat karena Krystal segera menghidupkan shower untuk meredam suara tangisnya.
***Ditempat lain***
“Kang Minhyuk kau tidak lupa acara besok kan ?” Tanya seorang berumur lebih dari setengah abad.
“Aku tahu kek, aku akan berusaha memimpin BLUE Corp dengan sungguh- sungguh”
“Baiklah kalau begitu, tenang semua karyawan sudah banyak aku reshuffle demi kenyamananmu tapi ingat jangan sampai kau melanggar janji kita diawal”
“Pasti kek, mana mungkin aku akan menyukai yeoja yang hanya anak buahku, aku yakin kecantikan mereka tidak akan melebihi kecantikan Sunny”
“Haha baguslah kalau begitu, ngomong- ngomong bagaimana hubunganmu dengan Sunny ?”
“Tenang saja, semua sesuai dengan keinginan kakek”
Kamar 13
“Mana teman sekamarku ? apa jangan- jangan dia tidak jadi ikut paket asrama ? oetokkhae ?” tiba- tiba pintu kamar terbuka, Krystal hampir menjerit kalau saja para petugas dan seorang yeoja tidak segera masuk kedalam kamar.
Yeoja itu berkata “Nae, aku tadi mendengar suara tangisan dikamar ini”
Petugaspun menjawab dengan tenang “Noona mungkin yang kau dengar itu suaranya” katanya sambil menunjuk Krystal.
Krystal menundukkan kepala tanda mengucapkan salam.
“Ah ternyata sudah ada anda, mianhae sudah mengira anda hantu, chaneun Im Yoona imnida, bangapseumnida” kata yeoja yang bernama Im Yoona itu sambil menundukkan kepala juga.
Krystal menjawab dengan tersenyum “Gwenchana Jung Soojung imnida”.
“Apa- apaan yeoja ini dia mengataiku hantu, yoeja ini dan Jong hyun oppa sama saja”. Batin Krystal.
Setelah insiden tersebut justru membuat Krystal dan Yoona dengan cepat menjadi teman dekat mereka bahkan mempunyai banyak kesamaan, sama- sama menyukai warna ungu, lebih suka grup band dibanding boyband, dan sama- sama suka ngorok *author digorok Krystal dan Yoona*
-------------------------------------------- *SKIP TIME* ---------------------------------------------
*Hari pertama kerja
DUAKK
DOONG
DESING
BRAKK
GEDUBRAK
SWING
WUNG!!
“Yunna kau lihat kaos kakiku tidak ?” Tanya Krystal setelah mengobrak- abrik seisi kamar, yang ditanya hanya memandang heran sambil kembali membenarkan kemejanya yang tidak sengaja telempar ‘barang’ yang dicari sang penanya.
“Bukankah ini kaos kakimu ?” Yoona mengangkat kaos kaki butut plus bau *ditonjok Krystal* tersebut seperti mengangkat sampah yang sudah lama tidak dibuang.
“Nae, dimana kau menemukannya ?” Krystal menjerit senang dan menarik kaos kakinya.
Saking senangnya kaos kaki yang dicarinya sudah ditemukan dia memeluknya seperti memeluk namjachingunya yang sudah lama tidak ada kabar*lebay* hal itu sukses membuat Yoona menutup mulutnya menahan sarapan yang hanya segelas susu itu keluar lagi.
“Ya, kau menjijikan sekali, sudah cepat pakai kaos kakimu, kita hampir telat, arraseo ?”
Krystal hanya melirik Yoona dan berkata datar “Nae”
Yoona tak tahan dengan kelakuan dengan teman sekamarnya akhirnya memutuskan menunggu diluar. Namun Krystal mengira dia akan ditinggal, akhirnya dia berlari mengejar Yoona sambil membenarkan sepatu high eels- nya.
“Ya, jankanman Im Yoona Jankanman” Jerit Krystal.
“Nae, Kajja ppali” Yoona berbalik dan brukk “Ah, mianhaeyo” kata Yoona sambil membungkukkan badan.
“Nae, gwenchana” jawab namja yang ditabrak Yoona.
“Jong Hyun oppa ?” kata Krytals sambil menepuk pundak Jong Hyun, namja yang ditabrak Yoona.
“Anyeong, Krystal” Jong Hyun menyapa Krystal.
“Kau mengenalnya ?” Tanya Yoona yang keluar dari balik tubuh Jong Hyun(?).
“Nae, dia oppaku” jawab Krystal.
“Kalian Pacaran ?” tanya Yoona
Karena setahu dia tadi malam Krystal berkata bahwa dia anak pertama dalam keluarganya maka dari itu Krystal bekerja dengan giat demi menghidupi keluarganya.
“ANI” jawab JongTal kompak.
“Jjinjaeyo ?” goda Yoona.
“Nae” jawab Krystal dengan semburat merah dipipinya Jong Hyun mungkin tidak menyadari tapi Yoona melihat jelas hal itu. Yoona hanya tersenyum.
TBC
Maafkan aku... fan fiction ini akan diteruskan jika banyak yang berminat membaca hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar